BELAJAR HIDUP

Belajar menghidupkan Sunnah Nabi

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘kekuasaan’

tentang wibawa dan kekuasaan

Posted by taufik16ma pada Januari 1, 2012

tentunya setiap orang bisa mengambi pelajaran dari setiap kejadian di sekelilingnya.
kebanyakan anak kecil suka meminta orang tuanya untuk membacakan satu cerita kesukaanya,bukan hanya satu atau dua kali bahkan tiap malam sebelum ia tertidur padahal cerita itu sudah ia dengar berpuluh2 kali..
kenapa bisa demikian?

karena ia selalu mendapat pelajaran baru setiap orang tuanya membacakan cerita tersebut.
begitu juga dengan orang dewasa seharusnya bisa mencontoh prilaku ini,orang-orang sukses biasanya selalu bisa mengambil pelajaran dari apapun yang ada di sekitarnya,baik yang di dengar, dilihat maupun yang dirasakannya.

sebuah nasehat yang saya dapat dari film yang baru saya tonton tadi malam,sang pemeran utama mengajukan diri sebagai presiden perkumpulan baru di daerahnya,beliau meminta restu kepada pemimpin daerah tersebut untuk mendirikan perkumpulan ini.
namun pemimpin itu menolak dengan tegas tanpa bertanya dan mencari informasi lebih lanjut tentang perkumpulan yang akan didirikan itu.
ternyata pemimpin itu takut kekuasaan dan kewibawaannya akan tergusur dengan adanya perkumpulan tersebut,padahal perkumpulan itu tidak ada sangkut-pautnya dengan pemimpin tersebut.
sampai ahirnya bereita penolakan pemimpin daerah tersebut sampai ke kepala negara..
sebagai seorang kepala negara yang bijaksana,beliau memanggil sang pemeran utama untuk menghadap ke istana menjelaskan apa maksud dan tujuan didirikannya perkumpulan baru.
sang pemeran utama menjelaskan dengan gamblang maksud dan tujuan serta hal yang melatar belakangi berdirinya perkumpulan ini.

singkat kata,datang utusan dari kepala negara kepada pemimpin daerah untuk menyampaikan pesan dari kepala negara dan menasihatinya atas kekeliruannya.

manusia cenderung untuk menjaga wibawa dari pada bertanya untuk apa sebenarnya wibaya tersebut.
merupakan sifat manusia yang selalu merasa kurang dan takut akan kehilangan apapun yang sudah jadi miliknya terutama dalam jabatan.
Nabi Muhammad saw sudah memperingatkan kepada umatnya agar berhati-hati dengan kekuasaan dan kewibawaan yang menempel pada kita.dalam satu hadist Beliau melarang sahabat Samurah R.a untuk tidak meminta kekuasaan.

Ditulis dalam corat-coret, nasihat, Uncategorized | Bertanda: | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.