BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM..
Dari Anas bin Malik r.a. meriwayatkanbahwasanya Rasulullah saw.bersabda,”Barang siapa yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung silaturahmi(kepada kaum kerabatnnya).”
(HR.Bukhori,Bab orang yang diluaska razkinya,5986)
Betapa pentingnya silaturahmi sehingga Rasulullah saw sangat menganjurkan umatnya untuk tetap menjaga keutuhan tali silaturahmi. Di indonesia kebudayaan silaturahmi antar sesama tetangga sudah hidup bertahun-tahun,hal ini sesuai dengan karakter orang timur yang senang berinteraksi dengan sesama dan saling bertoleransi,dan hidup bersama.
Momen labaran adalah saat yang paling di tunggu oleh sebagian besar warga indonesia.di saat lebaran ada satu kebudayaan silaturahmi yang seakan-akan hukumnya “diharuskan”,betapa tidak hampir semua sanak keluarga berkumpul menjadi satu,biasanya diadakan dirumah orang yang paling tua dari suatu keluarga,bahkan persiapan untuk acara kumpul-kumpul ini di siapkan jauh hari sebelum lebaran datang.
Halal bihalal begitulah diindonesia disebut.mungkin istilah ini berasal dari bahasa arab namun kebiasaan HALAL BIHALAL tidak ada di arab.budaya ini adalah kreativitas bangsa indonesia yang mengumpulkan seluruh anggota keluarga dan sank saudara diwaktu lebaran atau bulan syawal.
Dari halal bihalal ini ada banyak manfaat yang bisa di ambil,diantaranya:
Bisa semakin mempererat persaudaraan,antara satu anggota keluarga yang belum kenal menjadi saling kenal di acara tersebut,bisa saling berbagi pengalam hidup dengan anggota keluarga yang lain,dll.
belakangan ini budaya halal bihalal bukan hanya dilakukan dalam suatu keluarga,namun semakin meluas di instansi-instansi,perkumpulan dan organisasi.bahkan budaya ini juga di lakukan oleh warga indonesia yang bukan muslim.
Semakin populernya kubudayaan halal-bihalal ini semoga menjadi media untuk semakin mempererat tali silaturahmi antar sesama umat islam..
Taufik Ismail




