Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘mudzakarah’
Puasa Senin – Kamis
Posted by taufik16ma pada Januari 2, 2012
Ditulis dalam belajar, corat-coret, fiqih, ISLAM, kesehatan, tips | Bertanda: fadhilah Alqur'an, kesehatan, mudzakarah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Puasa Senin – Kamis
Posted by taufik16ma pada Januari 2, 2012
Alhamdulillah Allah swt masi memberi kesempatan saya untuk kembali mengisi blog ini ![]()
semoga masi bisa menulis hal-hal yang bermanfaat.
sudah lama sekali mungkin sudah hitungan minggu atau bahkan bulan saya tidak bongkar-bongkar rak buku,yah mungkin karena kesibukan atau kemalasan saja,hehehe..
banyaknya e-book yang harus ku baca juga jadi foktor penyebab rak buku itu ku abaikan,
masyaAllah.. pagi ini coba kutengok lagi rak buku itu,ternyata sudah banyak debu disana,jadi ingat kalo imam syafi’i lebih mencintai buku dan kitab dari pada uang.
maafkan aku ya rak buku,insyaAllah kamu ga ku telantarkan lagi.
#cukup sampai disini curhatannya# :peace:
—————————————————————
kebetulan sekarang hari senin,saya yakin hari ini banyak saudara kita yang muslim berpuasa senin dan biasanya berpasangan dengan hari kamis.pada umumnya disebut puasa senin kamis
puasa ini sangat di anjurkan dalam islam,namun hukumnya tidak wajib seperti puasa di bulan ramadhan.
banyak manfaat yang bisa di dapat bagi yang istiqomah(rutin) menjalani puasa seniin kamis,baik dari segi rohani atau keagamaan maupun dari segi kesehatan.
kebetulan tadi waktu bongkar-bongkar rak buku pendangan mata saya tertuju pada kitab riyadhus shalihin karya imam nawawi,ada beberapa hadis tertulis dalm kitab ini yang menyebutkan tentang manfaat dari puasa senin kamis diantaranya adalah para malaikat melaporkan setiap amal perbuatan padda hari senin.
Dari Abi Qatadah ra dari Rasulllah saw,beliau bersabda :”Amal perbuatab akan diserahkan(dilaporkan) pada hari senin dan kamis,karena itu aku suka apabila amalku dilaporkan dalm keadaan aku sedang berpuasa.”(HR> Muslim)
dalam hadist yang lain Rasullah saw sangat bersungguh-sungguh dalm menjalankan puasa senin kamis.
selalin itu pada hari senin juga Rasulullah saw di lahirkan,sehingga tidak di ragukan lagi bahwa hari senin dan kamis ini adalah hari istimewa jika dilihat dari sisi agama.
dalam satu minggu ada 7 hari,senin dan kamis adalah hari pembagi yang imbang untuk mengurangi kadar maksiat kita dalam seminggu,karena orang dalam keadaan berpuasa akan lebih menahan nafsu untuk berbuat maksiat dan puasa jagu bisa melembutkan hati,orang yang berpuasa akan ikut merasakan bagai mana penderitaan orang kurang mampu yang hanya mampu makan sehari sekali atau bahkan kurang.

Dari sisi kesehatan pun ada beberapa manfaat yang diperoleh jika kita istiqomah menjalankan puasa senin kamis,
ibarat sebuah mesin pasti punya jangka waktu untuk service dan di istirahatkan dari aktivitasnya,begitu pula dengan sistem pencernaan kita perlu waktu istirahat dari segala aktivitasnya.Saat sistem pencernaan tidak beroprasi inilah dilakukan maintenance dan perbaikan sel-sel yang rusak dan menggantinya dengan sel yang baru yang siap untuk bekerja lagi,sekaligus pembersihan dari segala racun yang masuk kedalam tubuh
Dengan berpuasa pula kita bisa menjaga pola makan seimbang,bisa dikatakan puasa adalah metode diet yang berpahala, ![]()
saya jadi teringat ada seorang kawan yang menawarkan obat dalam bentuk PIL yang berisi berbagai sari makanan jika kita makan satu pil cukup untuk tidak makan satu hari,dia menjelaskan manfaat pil itu yang jika saya simpulkan kurang lebih dengan manfaat puasa dari segi kesehatan. -dari pada beli obat mahal-mahal mending puasa senin kamis-
Teman-teman ta’lim sering mengatakan”Dalam Sunnah Ada Kejayaan”.
dalam sunnah puasa senin kamispun ada kejayaan baik di dunia(kesehatan) dan di akhirat(berpahala).
Rasulullah saw pernah memperingatkan bahwa segala perbuatan bergantung kepada niatnya,begitu juga dengan puasa jika diniatkan hanya untuk kesehatan maka kita hanya dapat sehatnya saja,namun jika diniatkan untuk beribadah kepada Allah maka kita akan dapat pahalanya dan kesehatannya..
Ditulis dalam belajar, corat-coret, ISLAM, kesehatan, tips | Bertanda: fadhilah Alqur'an, kesehatan, mudzakarah, puasa, umum | Tinggalkan sebuah Komentar »
Hadist Nabi Muhammad saw Tentang Marah
Posted by taufik16ma pada Januari 23, 2011
bismillahirrahmainrrahiim.
berikut adalah beberapa hadist Nabi Muhammad saw tentang marah dari kitab muntakhab ahadist.
1.Dari ibnu Abbas r,huma dari Nabi saw,beliau bersabda.”Ajarkanlah(perkara agama kepada manusia),berilah kabar gembira,dan janganlah mempersulit.Dan apabila seseorang dari kalian MARAH,maka hendaklah ia DIAM.(HR Ahmad)
2.Dari ‘Athiyah r a berkata,RAsulullah saw bersabda,”Sesungguhnya marah itu berasal dari syetan,dan sesungguhnya Syetan itu di ciptakan dari api,sedangkan api hanya bisa dipadamkan dengan air.Oleh karena itu,apabila seorang dari kalian marah,maka hendaklah ia berwudhu(HR Abu DAwud)
3.Dari Abdullah bin umar r.huma meriwayatkan,Rasulullah saw bersabda,”tidaklah seorang hamba menelan satu tegukan yang lebih utama (lebih disukai)disisi Allah ‘Azza wa jalla dari pada satu tegukan kemarahan yang ia telan(tahan) semata-mata karena mengharap keridhaan Allah swt(HR Ahmad)
4.Dari Mu’adz ra meriwayatkan bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”barang siapa yang menahan amarahnya , padahal ia mampu untuk meluapkan marahnya,maka pada hari kiamat Allah akan memanggilnya kehadapan seluruh mahluk, lalu dia mempersilahkan padanya untuk memilih bidadari mana yang ia suka (HR Abu Dawud)
5.Dari Anas bin MAlik ra,sesungguhnya Rasulullah saw bersabda ,”barang siapa yang menjaga lidahnya (dari membicarakan aib orang lain)maka Allah akan menutupi aibnya(kesalahannya).Barang siapa yang menhan MARAHnya,maka Allah akan menahan ADZAB-Nya terhadap dirinya pada hari kiamat,Dan barang siapa yang meminta maaf kepada Allah ‘Azza wa jalla maka Allah akan menerima permintaan maafnya(HR BAihaqi)
hadist-hadist diatas terhimpun dalam kitab muntakhab ahadist,yang di himpun oleh Syeh maulana Muhammad Yusuf Alkhandalawi.
semoga Allah swt melimpahkan rahmatNya kepada beliau atas segala ilmu dan pengorbanannya utk agama.
Dan semoga kita bisa mengambil manfaat dan ilmu dari hadist-hadist tersebut.
intinya adalah apabila kita mesara jengkel dan hendak marah kepada seseorang maka berusahalah untuk diam dan berlindung kepada Allah dari syetan yang terkutuk dengan membaca ta’awudz jika masih belummenahan mampu maka Ambillah air wudhu karena marah itu datangnya dari Syetan dan setan diciptakan dari api,dan api bisa di padamkan dengan air..
lebih bagus lagi jiak di tambah sholat dua rakaat.
InsyaAllah Allah swt akan memberi ketenangan.
Allahu a’lam
Ditulis dalam hadist | Bertanda: marah, mudzakarah | 9 Komentar »
ILMU USHUL FIQIH
Posted by taufik16ma pada Desember 2, 2010
Dalam agama islam telah disepakati bahwa pada setiap tindakan manusia mempunyai hukum-hukum yang sudah diatur oleh agama,yang mana hukum-hukum tersebut sebagian tercantum dalam Alqur’an,sunnah dan sebagian darinya tidak ada.Tetapi syariat islam telah menetapkan dalil-dalil dan tanda-tanda tentang hukum yang tidak dijelaskan oleh keduanya sehingga para mujtahid dapat menjelaskan hukum2 yang tidak tercantum dalam Alqur’an dan Sunnah.
Dari alasan tersebut maka munculah ilmu fiqih dan ilmu ushul fiqih.
Ilmu fiqih menurut syarak adalah pengetahuan tentang hukum syariah yang sebangsa perbuatan yang diambil dari dalil2 secara detail.
sumber dalil yang digunakan dalam ilmu fiqih adalah:
1.Al Qur’an
2.Al Sunnah
3,Al Ijma’
4.Al Qiyas
Sedangkan ilmu ushul fiqih menurut syarak artinya pemngetahuan tentang kaidah dan pembahasannya yang digunukan untuk menetapkan hukum-hukum syarak yang berhubungan dengan perbuatan-perbuatan manusia yang diambil dari dalil-dalil yang terperinci.
Adapun sumber dalil yang digunakan dalm ilmu ushul fiqih adalah:
sumber dalil yang telah disepakati oleh para ulama.
1.A Qur’an
2.Al Sunnah
3.Al Ijma’
4.Qiyas
sumber dalil yang sebagian ulama ada yang menggunakannya dan ada yang tidak (khilafiah)
5.Al Istihsan
6.Al maslahah Al Mursalah
7.Al ‘Urf
8.Al Istish-hab
9.Syari’at umat sebelum kita
10. Madzhab sahabat
**Disarikan dari Ilmu Ushul Fikih,Prof.Dr. Abdul Wahhab Khallaf
Ditulis dalam ISLAM | Bertanda: mudzakarah, ushul fikih | 2 Komentar »
TIPS-TIPS UNTUK MEMULAI MENGHAFALKAN ALQUR’AN
Posted by taufik16ma pada Oktober 16, 2009
| bismillah… TIPS-TIPS UNTUK MEMULAI MENGHAFALKAN ALQUR’AN 1. Tentukan skala prioritas. Di level mana kemampuan kita. Jika bacaan masih kurang sempurna, utamakan membaca dan tangguhkan menghafal serta muroja’ah. Hal ini akan sangat berpengaruh pada kontinuitas interaksi kita. Seringkali seseorang mudah menyerah karena dia selalu ingin terburu-buru dalam banyak hal. Padahal kelancaran bacaan dan pembiasaannya merupakan faktor utama dalam menghafal Al Qur’an. Jika antum termasuk yang mulai menghafal, untuk sementara membaca Al Qur’an boleh dikurangi kecuali ayat dan surat yang akan dihafal, tapi mulailah seimbangkan antara menghafal dengan muroja’ah. Muroja’ah merupakan aktivitas yang [seringkali] lebih berat dibanding menghafal. Maka harus dilatih secara intens. Dan jika hafalan sudah banyak, utamakan muroja’ah dibanding menambah hafalan baru [kecuali kita berada di lingkungan khusus, seperti di pesantren, misalnya]. Hal ini untuk menjaga hafalan kita yang lama. Jangan sampai kita menambah hafalan baru tapi melupakan hafalan lama. Intinya adalah kesabaran dan jangan tergesa-gesa. 2. Tentukan waktu wajib. Waktu wajib bagi setiap orang tentu berbeda. Ada yang sebelum subuh, ada yang di waktu istirahat kantor, ada yang sebelum tidur, ada yang tiap ba’da shalat. Semuanya bergantung pada aktivitas kita. Yang jelas waktu khusus itu harus ada. Tapi usahakan untuk menyediakan beberapa saat [meski cuma seperempat jam, misalnya] di sepertiga malam kita. Itulah waktu yang paling utama. 3. Ukur kemampuan kita. Tapi ingat, jangan mengukur dengan “kekuatan kita saat bersemangat”, karena kita faham bahwa kondisi kita naik turun. Tapi juga jangan menggunakan standar yang terlalu sedikit, karena khawatir kita tidak terdorong untuk bekerja keras. Untuk seseorang yang bekerja, misalnya. Jika dia sedang fokus pada belajar membaca, maka mulailah dari satu lembar perhari. Jika waktunya lebih luang, bisa dimulai dengan jumlah yang lebih banyak. Setelah satu bulan dan terlihat istiqomah, mulailah tambah secara bertahap. Lebih baik jika tilawahnya itu tercatat. 4. Sekarang mulailah! - Jika antum sedang belajar membaca - Jika antum sudah mulai menghafal - Jika hafalan sudah banyak 5. Istiqomah. Perasaan semacam ini harus benar-benar dihadirkan, karena membaca dan menghafal Al Qur’an adalah aktivitas seumur hidup. Ukurannya adalah kematian kita. Jadi, bersabarlah! Demikian yang disampaikan oleh Ust. Abdul Aziz Abdur Rouf dan Ust. Ahmad Muzzammil kepada kami. source: myquran.org |
Ditulis dalam ISLAM | Bertanda: mudzakarah | 2 Komentar »
PENTINGNYA TAKLIM DI RUMAH
Posted by taufik16ma pada Juli 27, 2009
“Tidak berkumpul dalam satu rumah dari rumah-rumsh Allah,mereka membaca kitab Allah,saling mengajarkanya sesama mereka,kecuali diturunkan kepada mereka sakinah,rahmat menyirami mereka,para malaikat mengerumini mereka dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di kalangan malaikat yang ada di sisi-Nya”(Hr.Muslim,Abu Daud)
Dahulu pada zaman Rasulullah saw belum ada yang namanya pesantren,sekolah, perguruan tinggi dan tempat –tempat pendidikan yang lain,tetapi kenapa bisa bermunculan hafidz qur’an,ulama,ahli hadist baik anak-anak atau wanita,padah yang selalu menghadiri majelis Rasulullah saw adalah kaum lelaki.
Hal ini terjadi karena di rumah para sahabat r.hum hidup ta’lim di rumah-rumah mereka.setiap mendapatkan satu ilmu dari Rasullah saw mereka menceritakan apa yang di dapat dari Rasulullah saw kepada para istri dan anaknya,sehingga istri dan anak-anak bisa menjadi alim dan alimah.
Para Sahabat r,hum sangat paham bahwa tempat yang paling baik adalah masjid,sehingga mereka berusaha menjadikan rumah-rumah mereka seperti masjid dengan menghidupkan amalan-amalan masjid di rumah mereka.mereka saling mendakwah sesama anggota keluarga,saling menguatkan untuk perkara iman mereka juga saling belajar dan mengajar antar sesama keluarga
Para sahabat r,hum berupaya bagaimana caranya suasana Agama bisa hidup di rumah mereka.saat ini yang terjadi pada rumah kita orang islam adalah sebaliknya,kita berusaha agar rumah kita di penuhi barang-barang dunia yang kurang bermanfaat,tiap hari di putar musik keras-keras,TV yang tidak pernah mati,barang-barang antik yang membuat kita sibuk dengannya danmelupakan Allah (ASTAGHFIRULLAH)
Apabila tradisi yang ada di rumah para sahabat r,hum kita hidupkan lgi di rumah-rumah kita InsyaAllah dari rumah-rumah orang muslim saat ini bisa memunculkan para ahli agama,alim dan alimah,hafidz ,hafidzah dan para mujahid.
Maksud di adakan taklim di rumah adalah agar di rrumah kita ada nur(cahaya amalan agama islam)
Manfaat dari taklim di rumah:
- Allah swt akan memberikan rahmad,sakinah dan keberkahan pada ahli rumah/keluarga.
- Akan wujud suasana agama di rumah
- Ahli keluarga akan tahu nilai-nilai ahirat dan amalan agama
- Mengeluarkan kebesaran MAAL(harta) dan memasukkan kebesaran AMAL shalih dalam hati.
- Akan ndapat keyakinan bahwa amal Rasul dapat menyelesaikan masalah kita di dunia dan dakhirat.
- Rumah kita akan di penuhi nur yang cahayanya sampai ke langit.
- Malaikat akan masuk dan syaitan-syaitan akan keluar dari rumah
- Akan menghancurkan 40 majelis maksiat
- Akan di jauhkan dari fitnah dajjal
Kerugian apabila tidak menghidupkan taklim di rumah
- Beramal ikut nafsu,
- Ahli keluarga tidak mengetahui nilai-nilai akhirat karena di dalam rumah tidak ada mudzakarah tentang iman dan amal shalih.
- Di rumah banyak syaitan,karena suara musik lebih sering terdengar dari pada bacaan-bacaan ayat suci Al-qur’an,gambar-gambar dan patung banyak di simpan di dalam rumah
- Maksiat merajalela,antar anggota keluarga menjadi kurang rukun,sering terjadi pertengkaran
Itu semua akan terjadi karena rumah yang tidak hidup amalan agama dan taklim di rumah maka ahli keluarga tidak akan tahu pentingnya amalan agama.
Cara membuat taklim rumah:
- Di rumah hendaklah kita memiliki kitab atau buku ta’lim(spt:fadhilah amal),jika tidak ada bisa menggunakan terjemahan Alqur’an atau buku-buku agama yang di dalam nya terkandung firma Allah dan sabda Nabi(hadits).menurut alim ulama sebaik-baiknya harta yang di simpan di rumah adalh Alqur’an dan buku ta’lim(fadhilah amal).
- Waktu ta’lim di tetapkan,pilih waktu dimana seluruh anggota keluarga berkumpul.
- Tempat ta’lim ditentukan istiqomah satu tempat saja dan dikondisikan sebagaimana suasana masjid(bebas dari perabot mewah/patung/gambar mahluk)
- Baca ta’lim dengan istiqomah setiap hari satu kali.
- Baca ta’lim secara bergiliran setiap hari mulai bapak/suami,ibu/istri,anak-anak,dst.
- Baca buku ta’lim secara berurutan,setelah dibaca di tandai dan dilanjutkan kembali besoknya.
- Semua fadhilah di baca,diutamakan baca fadhilah shalat dan kisah sahabat.
- Sekali-kali diterangkan adab-adab ta’lim sebelum ta’lim dimulai.
- Selain ta’lim dengan membaca kitab,taklim rumah di isi dengan mudzakarah sifat-sifat sahabat,halaqah tajwid Qur’an,masa’il,muzakarah wanita,dst.
- Waktu taklim sekurang-kurangnya 10 menit.
Selesai ta’lim ditutup dengan doa kifarah majelis: “Subnallakallahumma wabihamdika
Ditulis dalam ISLAM | Bertanda: mudzakarah | 2 Komentar »
SIWAK
Posted by taufik16ma pada April 26, 2009
bismillahirrahmanirrahim.
teman-teman,berikut adalah beberapa hadiat tentang siwak,semoga dengan mengetahuinya kita bisa menambah semangat kita untuk mengamalkan sunnah Rasulullah saw yaitu bersiwak.
1.sabda Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam, yang artinya: “Siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhoan bagi Rob”. (HR: Ahmad, irwaul golil no 66 [shohih]). (Syarhul mumti’ 1/120 dan taisir ‘alam 1/62)
2.“Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudlu”. (HR: Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)
3.“Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan sholat”. (HR: Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)
4.Telah meriwayatkan Syuraih bin Hani, beliau berkata, yang artinya: ”Aku bertanya kepada ‘Aisyah: “Apa yang dilakukan pertama kali oleh Rosululloh jika dia memasuki rumahnya?” Beliau menjawab :”Bersiwak”. (HR: Muslim, irwaul golil no 72)
5.Dari Hudzaifah ibnul Yaman, dia berkata, yang artinya: “Adalah Rosululloh jika bangun dari malam dia mencuci dan menggosok mulutnya dengan siwak”. (HR: Bukhori)
6.Dari Abu Musa Al-Asy’ari berkata, yang artinya: “Aku mendatangi Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam dan dia sedang bersiwak dengan siwak yang basah. Dan ujung siwak pada lidahnya dan dia sambil berkata “Uh- uh”. Dan siwak berada pada mulutnya seakan-akan beliau muntah“. (HR: Bukhori dan Muslim)
7.“Ada empat hal yang termasuk dari sunnah para Rasul; Memakai minyak wangi, menikah, bersiwak dan malu.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
8.“Siwak itu pembersih mulut dan diridhai Allah.” (HR. Ahmad)
9. Dari ‘Aisyah berkata: Abdurrohman bin Abu Bakar As-Sidik y menemui Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam dan Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersandar di dadaku. Abdurrohman y membawa siwak yang basah yang dia gunakan untuk bersiwak. Dan Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam memandang siwak tersebut (dengan pandangan yang lama). Maka aku pun lalu mengambil siwak itu dan menggigitnya (untuk dibersihkan-pent) lalu aku membaguskannya kemudian aku berikan siwak tersebut kepada Rosululloh, maka beliaupun bersiwak dengannya. Dan tidaklah pernah aku melihat Rosululloh bersiwak yang lebih baik dari itu. Dan setelah Rosululloh selesai dari bersiwak dia pun mengangkat tangannya atau jarinya lalu berkata :
فِي الرَّفِيْقِ الأَعْلَى
Beliau mengatakannya tiga kali. Kemudian beliau wafat.
Dalam riwayat lain ‘Aisyah berkata, yang artinya: “Aku melihat Rosululloh memandang siwak tersebut, maka akupun tahu bahwa beliau menyukainya, lalu aku berkata: ‘Aku ambilkan siwak tersebut untuk engkau?” Maka Rosululloh mengisyaratkan dengan kepalanya (mengangguk-pent) yaitu tanda setuju.“ (HR: Bukhori dan Muslim)
Oleh karena itu berkata sebagian ulama: “Telah sepakat para ulama bahwasanya bersiwak adalah sunnah muakkadah karena anjuran Rosululloh Shallallâhu ‘alaihi wasallam dan kesenantiasaan beliau melakukannya dan kecintaan beliau serta ajakan beliau kepada siwak tersebut.” (fiqhul islami wa adillatuhu 1/300)
InsyaAllah niat amal dan sampaikan ya Senyum manis Sip, mantap! Sip, mantap!
yang belum punya cepetan beli di toko terdekat
Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: mudzakarah | Tinggalkan sebuah Komentar »




